Sabtu, 24 Desember 2011

Hakuna Matata!

I want to live my life like Timon and Pumbaa. You know? They're two characters in "Lion King" that always enjoy their life. There are many lessons that I've got from them.
Here's a little conversation between Timon, Pumbaa, and Simba
Timon: "Look kid, bad things happen and you can't do anything about it. Right?"
Simba: "Right."
Timon: "Wrong! When the world turns its back on you, you turn your back on the world."
The last sentences make me realize, that... "it's you, yourself, who make the world turns its back on you."
So... when we think that the world turns its back on us, it's time for introspection. Maybe it's ourselves who careless about the others and have too much ego.
Get closer to God, I think that's the best way out.
You got to put your past behind you. Hakuna Matata! (It means no worries...) :D

Timon: Hakuna Matata!
What a wonderful phrase

Pumbaa: Hakuna Matata!
Ain't no passing craze

Timon: It means no worries for the rest of your days

Both: It's our problem-free philosophy...
Hakuna Matata!

Simba: Hakuna Matata?

Pumbaa: Yeah. It's our motto!

Simba: What's a motto?

Timon: Nothing. What's a-motto with you?

Pumbaa: Those two words will solve all your problems

Timon: That's right. Take Pumbaa here.
Why, when he was a young warthog...

Pumba: When I was a young warthog

Timon: Very nice

Pumbaa: Thanks

Timon: He found his aroma lacked a certain appeal.
He could clear the savannah after every meal

Pumbaa: I'm a sensitive soul though I seem thick-skinned
And it hurt that my friends never stood downwind
And oh, the shame
{Timon: He was ashamed}
Thought of changin' my name
{Timon: Oh! What's in a name?}
And I got downhearted
{Timon: How did ya feel?}
Everytime that I

Timon: Hey! Pumbaa! Not in front of the kids!

Pumbaa: Oh. Sorry

Both: Hakuna Matata! What a wonderful phrase
Hakuna Matata! Ain't no passing craze

Simba: It means no worries for the rest of your days

All: It's our problem-free philosophy
Hakuna Matata!
Hakuna Matata! Hakuna Matata!
Hakuna Matata! Hakuna Matata!
Hakuna Matata! Hakuna Matata!
Hakuna Matata! Hakuna!

Simba: It means no worries for the rest of your days

All: It's our problem-free philosophy
Hakuna Matata!
(Repeats)

Pumbaa: I say "Hakuna"

Timon: I say "Matata"

Ha-kuuu-na Matata

Senin, 07 November 2011

Jika ada seseorang yang mendapatkan sesuatu, akan ada orang lain yang kehilangan.

Sabtu, 05 November 2011

The Cooking Project :D

Sebenernya telat banget ya baru ngepost tentang ini sekarang. Maklumlah, udah kelas XII jadi sibuk. Ato sok sibuk? Hehe... Eh tapi sumpret deh, minggu ini sibuk banget. Sekolah (of course), PIB, les, try out, ulangan, tugas bejibun jadi satu. Alibi, padahal tugas gapernah dikerjain. Tapi kerasa bener sibuknya anak kelas XII. Oke, back to the topic.
Jadi, hari Minggu tanggal 16 Oktober kemaren, aku, Des, Sher, Shint, and Coph bikin cooking project getoh di rumah Sher. Nggak nanggung-nanggung ya, dengan metaoknya kita langsung bikin Strawberry Cheesecake. 2 resep lagi. hahaha... Tapi kalo nggak nekat, nggak seru dong! Dan... taraaa inilah Strawberry Cheesecake Chocolate Meluber ala Chiby Gahoel Geboy kita.




Beautiful, right? Yah... walaupun... ehm... enggak ngembang gara-gara kita lupa kasih pengembang dan cara nyampurnya salah, dan rasanya lebih mirip kue lumpur, kita cukup puas kok dengan hasilnya. Sekali lagi, CUKUP puas ya (humans will never be satisfied, right?). Rasanya tuh, keju bangettt, nggak ngebosenin. Ditambah cokelat manisnya yang meluber, plus stoberi yang asem-asem gimanaaa gitu, rasanya jadi makin yahud! Malah ayahku dengan jujur dan sepenuh hatinya bilang, "Enakan ini daripada kue lumpur.". Waaah, terharuuu banget. Jarang-jarang aku dipuji sama ayahku. Dan anak-anak ELSEM juga kompakan bilang "Enaaak...". Yeay!





Anyway, di acara penting kayak gitu, nggak afdol kalo nggak ada yang namanya "foto-foto". Malah kayaknya lebih riweuh persiapan buat foto-fotonya daripada buat masaknya :D

Kamis, 20 Oktober 2011

oh syit mameeen! Jadi, udah berapa lama barang sialan itu bertengger di jaket gueeeh?!
(@alun-alun jember, minggu pagi)

Sabtu, 08 Oktober 2011

aku BELUM punya visi. terus kenapa??

Ehm... Waktu seminar GO, Pak Elb*zker bilang kalo kita harus punya visi. Disini, visi itu maksudnya tujuan kita mau ngelanjutin ke mana pas udah lulus SMA nanti. Dan setiap anak HARUS punya. Katanya... "Nanti, setelah acara ini selesai, tanyain ke pacarmu visinya apa. Kalo nggak punya, langsung putuskan!" lebay bukan?
Tapi kenyataannya, aku belum punya visi. Aku masih belum punya pandangan aku mau kuliah dimana. So what? Salah gue? Salah bokap nyokap gueee? Emang kenapa kalo aku belum punya visi? Diputusin pacar? Oke fine! Aku lhooo, nggak punya pacar! -__-
Yah... Visi itu memang penting banget, tapi mau gimana lagi kalo kitanya masih bimbang? Tapi aku yakin, kita yang belum punya visi, akan mempunyai visi yang terbaik nantinya. Amin... Lagipula, menurut buku yang kubaca, orang yang bingung nentuin jurusan itu orang yang bener-bener memikirkan buat masa depannya. Bener nggak? :)

Rabu, 05 Oktober 2011

Hari ini... Sesuatu banget!

Dimulai dari bangun pagi jam 5 (lebih-lebih dikiiit), aku mulai rutinitas pagiku seperti biasa. Flat. Di sekolah pun biasa, pelajarannya Bu Tr* tetep bikin ngantuk seperti biasa. Tapi pas jam fisika, aku, Shinta, Sher, Sofi, maen "ABC ada berapa". Cuma iseng sih gara-gara pelajaran garing, tapi seperti biasa, kita nggak akan serta merta melepaskan mereka yang kalah! Setelah diakumulasi, ternyata yang paling banyak kalah aku sama Sofi. Oke fine.. Seperti biasa, kita disuruh milih, "Truth, dare, kiss or promise?" kita bingung mau milih apa. Truth udah terlalu sering, sampe ngga ada lagi yang perlu 'dibongkar'. Kiss, aku takut ntar disuruh nyium salah satu anak cowok di kelas. Iyuuuh, aku cuma mau nyium suamiku di masa depan ya! Promise? Nggak deh, ntar takut nggak bisa nepatin. Nggak seru juga, cuma suruh janji begitu. Akhirnya, aku sama Sofi sepakat pilih dare. Daaan, tantangan yang dikasih buat aku sama Sofi adalah..... Ngelus-ngelus kepalanya anak cowok sama noel dagunya! Iyuuuh banjet! Bener-bener keputusan mutlak yang tidak bisa diganggu gugat dengan rayuan gombal. Kita dikasih 3 pilihan cowok antara H, I, sama J. Nama sengaja disamarkan agar tidak menjatuhkan harkat dan martabat orang yang bersangkutan. Anak-anak mutusin Sofi sama si H. Aku pilih I aja deh, karena dia lebih polos. Dan, setelah menjalani eksekusi 'mengelus dan menoel' itu, aku langsung gemeteran. Waktu Shinta sama Sher mau main lagi, setelah ada dua penantang baru Dinar-Ajijah, aku sama Sofi enggak ikut. Kapok! Udah tekanan batin begini, Sofi-Sher-Shinta nyanyiin lagu suatu iklan yang bener-bener bikin aku jijik setengah mampus! Kurang lebih liriknya begini "Ada yang mocca buat siapa sajaaa~" iramanya dangdutan gitu. Salahku juga se, waktu maen ABC kena huruf Y, aku udah buntu. Yang aku inget ya itu, salah satu merk kopi yang sebenernya bener-bener aku benci iklannya. Tau aku nggak suka banget sama lagunya, Sofi-Sher-Shinta nyanyiin lagu itu berulang-ulang. Nyebeliiin! Apalagi Sofi tu yang paling menghayati! Aku tutup kuping geleng-geleng kayak orang kesetanan. Tekanan mental tiada habisnya... Tapi ngakak juga sampe nangis! (Ya, aku kalo ketawa ngakak banget bisa sampe nangis). Bener kata Sher, ini permainan ABC CUBO namanya!
Sorenya pas PIB... Ayam nyembunyiin hapenya Tian. Udah kelamaan, dia nitipin hapenya Tian ke Ajik. Trus aku pinjem. Iseng aku buka-buka. Pertamanya galeri, terus aku buka game Angry Birds. Aku ngiranya karena di sekolah, hape itu pasti disilent dan karena hape itu disilent, nggak mungkin bunyi apapun yang aku buka. Tapi aku salah. Di tengah-tengah PIB, waktu Pak Hamim lagi nerangin, hapenya bunyi keras banjett! Anak-anak plus Pak Hamim noleh. Aku bingung, kalut, gopoh, dan semacamnya. Aku tutupin speakernya pake tanganku, tapi ternyata nggak bantu banyak. Aku pencet-pencet touchscreen-nya asal *ups, sorry yan* karena aku nggak tau dimana tombol quit-nya, tapi game itu nggak keluar-keluar juga. Kehabisan akal, akhirnya aku kasiin hape itu ke Ajik biar terus dikasiin ke yang punya biar dimatiin. Tapi terus yang disalahin sama anak-anak *becanda se nyalahinnya* itu Ajik. Langsung dah minta maaf ke Ajik sama Tian.
Duh... Hari ini tu... sesuatu banget. Tapi kalo nggak ada kalian semua rek, mungkin hari ini akan berjalan flat. Thank you for making my day :)

Kamis, 08 September 2011

(Cerpen)

Cuma Mimpi (?)

“Mas, majalah Teen Idolnya ada?”

“Ada mbak, monggo...”

“Makasih mas.”, aku menerima majalah yang disodorkan mas-mas penjaga kios, dan sebagai gantinya aku memberikan selembar uang 20ribuan kepadanya.

Sesampainya di rumah, di kamar tepatnya, tanpa babibu aku langsung membuka halaman “Cover Boy 2011”. Nico, Alvin, nah ini dia yang kucari! Yoga Permana Putra, artis baru yang beberapa kali kulihat wajahnya nongol di TV sebagai model iklan dan pemain pembantu di FTV, tapi langsung bikin aku ngefans berat sama dia, padahal tenar aja belum. Kayaknya sih, dia merintis karir awal sebagai model. Buktinya, sekarang dia terpilih menjadi salah satu finalis “Cover Boy 2011”.

“Ya ampun… Lex, ganteng banget!” Kataku pada Alexandra, sahabat karibku dari TK.

“Idih… Clariss, kayak gitu kok dibilang cakep? Cakepan juga Entis Sutisna!” Aku melotot padanya. Oh iya, seperti yang sudah disebutkan Alex tadi, namaku Clariss.

“Lex, elo katarak ya?” Tanyaku ngasal. Yang ditanya cuma mlengos.

@@@

Sepulangnya Alex, aku terus mandangin wajah Yoga di majalah dan baca profilnya. Selesai makan, selesai mandi, bangun tidur siang, yang aku pegang udah pasti majalah. Sambil membaca majalah di ruang TV, aku mempertajam pendengaranku. Siapa tahu ada suara Yoga di FTV atau iklan.

Dari artikel yang kubaca, ternyata Yoga sekarang kelas XI, satu tahun di atasku. Asalnya dari kota Bandung, makanya sekarang dia lagi bingung, gimana caranya biar bisa tetep eksis merintis karir di Jakarta, tapi sekolahnya nggak keteteran. Wah, pindah sekolah aja di Jakarta, sekolahku SMAN 101 Jakarta juga pasti nerima kok! Hehe…

Sampe nggak kerasa, sekarang udah jam 10 malem! Aku masuk ke kamar untuk bersiap-siap tidur. Sebelum tidur pun aku masih memikirkan wajah Yoga yang cakep itu. Hmmm… jadi senyum-senyum sendiri.

@@@

The shocking day at school! Oh-my-God… Aku nggak percaya dengan apa yang sedang kulihat. Yoga Permana Putra ada di sekolahku!! Lebih tepatnya, sekarang dia berdiri di hadapanku, di depan kantor kepala sekolah. Tadinya aku sedang berjalan menuju kelasku, namun langkahku terhenti begitu melihat sosok Yoga. Aku melihat Yoga dengan mata kepalaku sendiri. Ya Tuhan… Ya Tuhan… Ya Tuhan…!!! Untung aja aku nggak pingsan, tapi kakiku gemetaran, keringat dingin mengucur di sekujur tubuhku. Mau apa Yoga disini, disekolahku? Ada urusan apa?? Seseorang keluar dari kantor Kepala Sekolah dan mempersilakan Yoga masuk. Dengan kaki masih gemetaran aku lanjut berjalan menuju kelas.

Dari kabar yang kudengar, Yoga pindah sekolah ke Jakarta demi melancarkan karirnya sebagai model dan artis pendatang baru. Dia tidak pindah rumah ke Jakata, di Jakarta dia hanya ngekos. Huaaaaaaaa!! Ingin teriak rasanya saking senangnya.

Selama di sekolah, pikiranku terus melayang ke Yoga. Ternyata wajahnya lebih manis jika dilihat secara langsung. Belajar jadi nggak konsen, makan di kantin jadi jaim gara-gara ada Yoga. Yoga juga jadi Hot Topic di sekolah hari itu. Kelas XI IPA 1 heboh banget waktu tau Yoga dimasukin ke kelas mereka. Aku sih nggak berharap, aku kan masih kelas X. Banyak yang pengin jadi temen Yoga, nggak terkecuali aku. Banyak juga cewek yang tebar pesona ke Yoga, dan parahnya, nggak terkecuali juga aku! Ugh…

Sepulang sekolah, aku pulang dengan berjalan kaki. Rumahku memang nggak terlalu jauh dari sekolah, jadi kalo pulang sekolah aku biasa jalan kaki. Kurang lebih 30 menit waktu yang diperlukan untuk berjalan dari sekolah ke rumahku. Nggak apa-apa, anggep aja olahraga. Tapi kalo berangkat sekolah, jangan harap aku jalan kaki. Siap 15 menit sebelum bel masuk aja udah untung.

Ternyata, The shocking day belum berakhir! Saat hendak membuka pagar rumah, aku melihat mobil sedan merah berhenti di depan rumahku. Aku dibuat terkejut (lagi) oleh orang yang keluar dari sedan tersebut. Oh-my-God itu Yoga! Apa dia ngebuntutin aku? Jangan Ge-eR! Ngeh kalo ada aku berdiri disini aja kayaknya enggak.

Yoga berjalan menuju rumah Bu Narto, tetangga depan rumah yang membuka kos-kosan cowok. Jadi, Yoga ngekos di rumah Bu Narto? Eit, jangan salah. Kos-kosan Bu Narto itu termasuk mewah. Biayanya pun nggak murah, kalo nggak salah sebulannya Rp 1.500.000,-! Yang ngekos disana udah pasti orang-orang kaya semua. Beberapa anak SMA 101 yang ngekos disana juga setauku anak-anak yang terkenal kaya. Jadi panteslah buat artis macam Yoga.

Beberapa hari setelah kedatangan Yoga, kami jadi saling kenal. Selain karena satu sekolah, juga karena kita tetanggaan. Eh, padahal aku nggak kenal lho sama anak kos Bu Narto yang lain, termasuk anak-anak SMA 101 yang ngekos disana. Jadi sebenarnya aku yang sok ngajak kenalan lebih dulu waktu sore-sore ngelihat dia duduk sendirian di depan rumah Bu Narto sambil ngutak-atik Handphone-nya. Nggak apa-apalah, buang rasa gengsi plus malu sesaat demi artis idola. Setelah basa-basi sedikit, aku terus terang sama dia kalo aku fans beratnya dan pengin kenal lebih dekat sama dia. Ternyata dia orangnya low profile banget, nggak sombong walau udah jadi artis yang mulai terkenal. Enak diajak ngomong pula. Duh… jadi makin cinta. Eh??

Setelah saling kenal, makin lama aku dan Yoga makin dekat. Kita jadi sering pulang-pergi sekolah bareng, jalan-jalan bareng, main bareng, belajar bareng, pokonya serba bareng deh. Anak-anak SMA 101 jadi banyak yang ngiri sama aku karena bisa deket sama Yoga. Hehe… Sampe nggak kerasa, udah dua bulan aku kenal Yoga, juga ujian semester I yang bikin frustasi udah selesai. Setelah pembagian rapot, anak-anak kos pada pulang kampung, nggak terkecuali Yoga yang lagi nggak ada jadwal shooting.

Suatu hari, bangun tidur aku buka jendela kamar. Pemandangan yang pertama kulihat adalah rumah Bu Narto, kos-kosannya Yoga. Aku menyandarkan kepala di tepi jendela. Sepi. Hmm… Kalo Yoga nggak ada, kok kayak ada yang hilang ya? Biasanya kalo lagi nganggur, Yoga suka main kerumah. Mama juga udah kenal baik sama Yoga. Ternyata mama fans berat Yoga juga. Kekeke.

Sambil bengong aku mengingat-ingat lagi kejadian dari pertama kali ketemu Yoga di sekolah sampe bisa jadi teman dekatnya. Semuanya terasa cepet banget. Dua bulan bareng-bareng Yoga, kok berasa Cuma beberapa jam ya?

@@@

“Kak Clar…”

“Hm…?”

“Kak Clar…!”

“Hm…???” dengan kesal aku menoleh, dan mendapati nggak ada seorangpun di dalam kamarku selain aku. Tapi kenapa suara adekku serasa terus bergema di dalam kamar?

“Kak Clar… Kak Clar…!” Buuukkk! Aww… dengan masih setengah sadar, aku mengelus kepalaku yang kesakitan habis “dicium” lantai.

“Bangun kak, udah jam 6. Ntar aku telat ke sekolah nih... Kalo kakak sih aku nggak peduli! Tapi kita kan berangkatnya barengan?! Kalo kakak telat aku juga telat dong!” Aku mengucek mataku yang terasa pedih dan masih mengantuk, nggak menggubris kata-kata adekku tadi yang jelas-jelas “ngajak perang”.

“Lho, kok aku ada di lantai sih?? Tadi kan aku lagi… Ohh… Yoga dek! Yoga!” Aku tersadar dan bangkit dari tidurku. Tiba-tiba ingatanku kembali ke Yoga seperti sebuah flashback. Satu sekolah sama Yoga, tetanggaan sama Yoga, pulang-pergi sekolah bareng Yoga, main bareng Yoga… Waktu dua bulan yang berasa cuma beberapa jam. Oh-my-God, jangan bilang kalo…

“Kakak mimpi apa sih? Tidur sampe nyenyak banget gitu? Pake nyebut-nyebut nama sapa tuh? Yoga-yoga…” aku melongo…

“Tidaaaaaaaaaaak!”

@@@

Dengan gontai aku berjalan dari gerbang menuju kelasku. Aku galau. Ya… ternyata, kisahku dengan Yoga-yang ternyata memang hanya terjadi dalam beberapa jam-itu cumi! Cuma mimpi! Mimpi yang nggak akan pernah jadi kenyataan. Aku mengomel dan mengeluh dalam hati, kenapa itu semua cuma mimpi? Kalo memang ditakdirkan semuanya cuma mimpi, kenapa aku harus bangun? Aku nggak mau bangun!

Lamunanku seketika buyar. Langkahku terhenti, kakiku gemetaran, dan keringat dingin mengucur di sekujur tubuhku saat aku mendapati seorang laki-laki yang sangat familier berdiri di depan kantor Kepala Sekolah. Ya, dia adalah Yoga Permana Putra. Oh-my-God

Betty Woro Pratiwi (09) / XII IA 5

Jumat, 19 Agustus 2011

Aku cuma mau bilang... kalo aku lagi STRESS.
sekali lagi... STRESS
sekali lagi... STRESS
Sekian. Wassalam

Senin, 15 Agustus 2011

Tentang Seseorang

Aku lari ke hutan,
kemudian menyanyiku.
Aku lari ke pantai,
kemudian teriakku.
Sepi...
Sepi dan sendiri aku benci.
Aku ingin bingar, aku mau di pasar.

Bosan aku dengan penat,
dan enyah saja kau pekat!
Seperti berjelaga jika ku sendiri.

Pecahkan saja gelasnya biar ramai!
Biar mengaduh sampai gaduh!

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih.
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera?
Atau aku harus lari ke hutan,
belok ke pantai?

Bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga ku sendiri

By: Siapa ya?? aku lupa. hehe... pokoknya bukan aku :D

Sabtu, 13 Agustus 2011

Finally I tasted it

Yeah…! Wedang Cor! Akhirnya penantianku berakhir setelah bertahun-tahun *enggak ding* ngidam pengin ngicipin minuman khas Jember ini. Tempatnya agak nyelempit, di Jalan S. Parman, tepatnya masuk gang sebelahnya Perhutani. Tapiii ramenya naudzubileh… ngantri sampe lumuten yang nungguin. Pembelinya pun sampe meluber ke jalan-jalan.

Awalnya se aku siap kalo kecewa sama rasanya, soalnya ada jahenya dan aku nggak suka jahe. Pokoknya aku harus nyoba. Nggak peduli gimana rasanya ntar. Pokoknya harus nyoba! Ternyata… not bad lah, enak malah. Hehe… promosi! Buat kalian arek Jember yang belum nyoba, wajib nyoba ya! :D *katrok banget aku baru nyoba sekarang

Kamis, 11 Agustus 2011

Ssstt... Ini Rahasia

Ehm... Gimana rasanya... Kalo kamu TERPAKSA denger suatu rahasia yang sebenernya kamu nggak mau-dan nggak pengin-tau? Rahasia yang penting banget, menyangkut hubungan seseorang... umm... dua orang lebih tepatnya, yang sama-sama kamu sayang, yang bikin kamu kepikiran sampe nggak bisa tidur 7 hari 7 malem? *oke ini lebay. Sedangkan yang kamu bisa cuma diem, tutup mulut, nggak bocor, sampe masalah itu selesai dengan sendirinya. Tapi repotnya, masalah itu mungkin nggak akan selesai kalau nggak ada yang berani terbuka soal rahasia tersebut.
Kalo gini ceritanya, aku lebih milih nggak tahu menahu soal rahasia sialan itu! (Yeah... kalo aku bisa milih) Aku bener-bener bingung harus ngapain. Harus diem kah...? Harus ngember kah...? Kalo aku diem, nggak akan ada yang tau kalo 'ada udang di balik batu'. Tapi aku cuma anak SMA labil yang nggak paham apa-apa soal urusan orang dewasa kayak mereka. (Ya, ini memang urusan orang dewasa). Jalan pikiran kita beda jauuuh. Oke, lebih baik aku diem tutup mulut dan membiarkan masalah mereka selesai dengan sendirinya tanpa campur tanganku (walau mungkin nggak akan selesai, kalo salah satu 'kunci' mereka aja ada di aku. Kecuali kalo mereka mau terbuka satu sama lain, atau ada orang yang ngebocorin rahasia ini, yang pasti bukan aku). Dengan konsekuensi, aku kepikiran + nggak bisa tidur 7 hari 7 malam.
Dari rahasia sialan yang baru aja terpaksa aku denger itu, sekarang aku baru nyadar... nggak gampang untuk terbuka, untuk terus terang, ngomong langsung ke seseorang kalo kita lagi sebel, nggak terima, atau bahkan marah sama orang itu. Siapapun orangnya. Sulit BANGET. Yang paling banyak orang lakukan... sadar atau enggak, ngomongin dia di belakang.. *Duduk di bawah shower

Note: Akhirnya aku ketemu lagi sama partner sholat terawehku! Cariiin! Sumveh, teraweh serasa cepet kalo ada dia :D

Rabu, 13 Juli 2011

About SHINee... (*hesitate about the title)

Annyeong! Now, I want to tell you about my favorite Korean Boyband, SHINee *standing applause :D (But I think.. after reading it again before posting it, it entirely tends to myself -__- *sorry) cekidot...

What's SHINee?
SHINee is one of many Boyband from Korea. Consists of five members, they are Onew, Jonghyun, Key, Minho, and Taemin.

Why do I love SHINee?
They're sooo damn amazing! Their song, their performance, their style, everything about them!

Who did introduce SHINee to me for the first time?
Shinta Ayu Alifa. Yes, my deskmate. She'd been loving SHINee a looong time before I did. And I think, her knowledge about SHINee is more than mine.

Did I love SHINee at the first sight?
Ehm... Well, the answer is Yes, and No.

Let me explain that...
I saw SHINee in "Love Like Oxygen" MV. It was our first "meeting". At the time, I didn't know the title of the song, i didn't know the members's name, I didn't know everything except the name of the group, "SHINee". I saw them in my friend's Laptop, I watched it together with my classmates. First, I wasn't so interested. But actually, their performance caught my eyes (just a little bit), especially the black dressed boy. He looked so cute with his black hat. I didn't know his name, I thougth he's Minho, 'cause almost all my friends talked about Minho. But... I was wrong.

Who is my bias?
Taeminnie!! I love him sooo much! He's such a good singer and dancer (although his singing ability is lower than Jongyun). Yeah... he's the-black-dressed boy in "Love Like Oxygen" MV. The Lead Dancer, The dancing Machine 이태민 :)

What is my favorite SHINee's song?
Uhm... it's hard for me to decide.. Cause my mind changes every 5 minuets. But I think, I like "Love Should Go On", "Jojo", "Juliette", "RDD", and many more. *Beware! It will change 5 minuets later! :p

I think that's enough about SHINee (Or about myself??). I'll edit and repost this entry with more story if I have spare time and have my brain cleared by the psychiatrist
*not funny
*Sorry if my grammar is sooo bad, I will never stop learning :D
Annyeong! :D








Selasa, 12 Juli 2011

Lilin yang Selalu Redup

Kapan terakhir kali aku bikin orang tuaku bangga? 1 tahun yang lalu... *mikir, enggak. 2 tahun yang lalu... enggak juga. 3 tahun... 4 tahun... 5,6,7,8,-----,17 tahun yang lalu... BIG NO! Umurku sekarang... 17 tahun... GDUBRAKKK *nimpuk kepala sendiri pake kamus Inggris-Indonesia Indonesia-Inggris 500 halaman. Aku emang super payah...
Dikasih hidup sampe umur 17 sama Allah, tapi nggak pernah sekalipun ngelakuin hal yang bikin ortu bangga. Nggak sepadan (amat sangat) sama yang ortu korbanin buat aku... Miris... Yang aku bisa cuma nyusahin... Ngabisin makanan, ngabisin duit, ngabisin tempat, ngabisin udara. Anak kayak begini harusnya dibuang jauh-jauh ke laut! *galau tingkat SMA kelas 3 *bukan kebelet nangis lagi, air mataku udah jadi sungai *oke lebay
Belom-belom, aku udah nyusahin ortu lagi dan bikin mama nangis. Yang jelas aku nggak mungkin cerita apa masalahnya... Hm... Nangis ditahan itu, rasanya sakiiit sekaleee. Kayak orang nahan kentut, rasanya sakit...Penginnya dikeluarin biar lega, tapi takut orang lain yang ada di deket kita tau... Kalo udah nggak bisa ditahan, kita ngeluarin sembunyi-sembunyi dan pelan-pelan, tapi itu nggak ngelegain sama sekali.
Ya... Itu yang kurasain sekarang... Tapi, satu yang bikin aku agak tenang kalo lagi sedih sesedih sedihnya kayak gini... "Setiap ada air mata, selalu ada tawa yang menanti. Gak tau gimana caranya, biar Allah yang ngatur. Karena roda itu selalu berputar." :)
*etapi sumpreeet, aku butuh tisu setumpuk sekarang! Bukan buat mataku, dilap pake baju juga bisa kalo itu. Tapi buat ingus yang daritadi ngebet mau meler ini... Mau keluar kamar ngambil tisu, itu sama aja kayak "ngentut di depan umum!" inget perumpamaan nangis itu kayak kentut tadi kan??
Mau nyoba berpuitis ria ni.. Ehm.. Sebatang lilin yang selalu redup tak berguna, tak pernah menyinari sang empunya yang berusaha mati-matian mempertahankannya. Yeah... THAT'S SO ME

Minggu, 10 Juli 2011

MOS

Huaaah! Nggak kerasa, besok udah masuk... Liburan 3 minggu rasanya cepeeet... banget! Bagaikan satu kedipan mata *cieeeh! Dan besok... hari pertamaku sebagai murid kelas XII. Nggak siaaap *nangis. Rasanya kayak baru kemaren aku masuk SMASa, tau-tau udah kelas XII sekarang. Rasanya baru kemaren aku ngerasain suka-dukanya MOS. By the way, anyway, busway, ngomong-ngomong soal MOS, aku mau cerita dikit tentang masa-masa MOS-ku 2 tahun lalu (Emang ada gitu yang mau baca??). Harus baca pokoknya! Baca nggak??! *todong pisau
Masa-masa MOS-ku surem banget kalo menurutku. Bangun pagi-pagi, cepet-cepet nguncir rambut a-la orang nggak waras, pake atribut yang a-la orang nggak waras juga. Jam 6.30 harus ada di sekolah. Terus dibikin stress sama POSDIS. POSDIS itu, Pos Disiplin. Semua yang ngelakuin pelanggaran pasti dihukum sama POSDIS. Mukanya nyebelin semua (hehe... peace love mbak, mas) apalagi kalo udah marah-marah bentak-bentak. Tapi itu semua cuma akting kok... buat bikin kita jadi orang yang lebih baik lagi :). Siangnya pulang sekitar jam 11-an, istirahat bentar. Mengistirahatkan rohani yang lebih penting, bukan jasmani. Sorenya balik lagi ke sekolah jam setengah 3, pulang jam 5. Malemnya sibuk ngoceh + ngadu ke mama soal POSDIS. 3 hari, plus 2 hari Pra-MOS (jadinya 5 hari) nggak berlalu gitu aja. Sureeem bener pokoknya hidupku!
Hari pertama Pra-MOS. Aku dateng telat! Untungnya masih Pra-MOS, POSDIS belum "beraksi". Jadi aku cuma diteriakin (pake TOA) buat cepet-cepet masuk kelas. Hari kedua Pra-MOS. Lempeng-lempeng aja se, mengalir seperti air. Tapi waktu antri pemeriksaan kelengkapan atribut, anak di depanku ternyata ID Cardnya ilang. Dia bilang terus terang kalo ID carnya ilang, akhirnya tetep diijinin masuk.
Hari pertama MOS. ID Cardku ketinggalan dirumah!! Bagooooos! Bingung kelimpungan setengah mati, akhirnya aku nyoba tetep tenang. Waktu pemeriksaan kelengkapan, aku nyoba keliatan santai. Kayaknya mbak POSDISnya nggak nyadar aku nggak pake ID Card. "Masuk.." katanya. Tapiii, baru satu langkah, "Eh, tunggu! ID Card mana??" Mampus!! Akhirnya, setelah mikir kilat, aku inget anak yang ID Cardnya ilang kemaren. Aku belagak kaget! "Lho, tadi disini mbak (nunjuk dada). Huaaa kayaknya jatoh di jalan! (Pasang muka melas)" Good job!! Aku dibolehin masuk sama mbak-nya! Dan dikasi ID Card baru! hihihi... Masih hari pertama MOS, ID Cardku (yang baru) ditahan gara-gara kaos kakiku kurang panjang! Kalo ID Card ditahan, kita harus ngambil ke POSDIS, terus dikasi hukuman, baru ID card dikembaliin! 1 kali ngelakuin pelanggaran, dapet pita ijo. 2 kali pelanggaran, dapet pita kuning, 3 kali dapet pita merah. 4 kali?? Di blacklist. Oke fine... dapet pita IJO!
Sorenya, kan balik ke sekolah lagi, karena ID Cardku baru, aku lupa masang foto! Begonya... ID Cardku ditahan lagi!! Nungguin lama... di depan ruang POSDIS (read: kandang macan), ternyata waktunya nggak nutut buat ngambil hari itu juga. Pulang deeeh tanpa ID Card. Hari kedua MOS. Aku ngelakuin pelanggaraaan! (lagi!) Ya Tuhan... kenapa diriku begitu ceroboh?? ID Card belum mbalik, udah ditahan lagi! Dan itu berartiii, pitaku udah MERAH!! ID Card pita kuning belum di tangan, udah loncat ke merah! Belum genep 2 hari MOS, pitaku udah merah!! Satu kesalahan lagi.. aku di BLACKLIST! T.T
Pas pengambilan ID Card, pas banget! Aku "ditangani" sama mbak-mbak yang paling galak (menurutku)! Mbak yang paling serem, tak takuti! Hiii... Mbak itu marah-marah, bentak-bentak aku, sampe rasanya urat nadinya menonjol semua *Lebay. Mas yang ada di sebelahnya mbak itu pake komentar "Wah... mendung nih.". Maksudnya?? Aku mau nangis gitu?? Sorryyy, aku sama sekali nggak ada niatan buat nangis! Terus, kan semua yang ngambil ID card itu disuruh bikin sumpah, maksudnya kalo dia ngelanggar lagi, dia janji bakal ngapain.. gitu. Sumpahku bego banget! "Saya, Betty Woro Pratiwi kelas X-5 bersumpah, akan mengecat seluruh ruang kelas XII jika melakukan pelanggaran lagi.". Glekkk... Ya Allah... semoga ini yang terakhir! Harus yang terakhir!!
Hampir semua yang liat ID Cardku yang udah kayak pelangi (merah-kuning-ijo) itu komentar, "Lho bet.. udah merah??", "Lho dek, kok udah reggae-an? Duh.. hati-hati ya.." dengan muka prihatin. Tapi Alhamdulullah, sisa hari-hari MOS bisa kulewatin tanpa melakukang pelanggaran lagi :) *pelanggaran yang nggak ketahuan banyak :p
Akhirnyaaa MOS selesai! Tapi, pas malam inagurasi (penutupan MOS) aku baru bener-bener nggak pengin MOS berakhir. Ya iyalaaah, kan kalo udah nggak MOS, pelajaran dong berarti!! Malesss... Huuu. Malam Inagurasi seru banget. Mbak-mbak mas-mas POSDIS minta maaf ke kita. Horeee. Puncaknya, pesta kembang api. Nggak akan pernah lupa. Masa-masa awal masuk SMA :)

-Ini ceritaku. Apa ceritamu?-

"Target" Liburan

Liburan ini, aku punya beberapa target sebenernya. Bukan... bukan target macam Liburan ke Singapore, shopping di Paris, bukan. Itu ngimpi namanya. "Target" yang aku maksud disini, itu target buat mbenerin segala sesuatu punyaku yang nggak bener [?]. Target-target itu adalaaah... Cekidot!
1. Beresin lemari baju yang berantakan kayak kandang ayam. (unreached) *sedih... T.T
2. Beresin rak buku. (50% reached) *kenapa 50%?? Soalnya walaupun udah diberesin, kok diliat-liat tetep berantakan ya? --"
3. Nyuci tas-tas yang udah buluk. (reached) *Horrraaaay!
4. Nyuci sepatu. (100% unreached!) *nangis di bawah pohon pisang
Kenapa dari 4 cuma 1 ya yang bener-bener terlaksana...??? Yah... maklumlah orang sibuk *kibas rambut. Enggak deeeeng, emang dasar akunya yang males :p. Hahaha

Kamis, 30 Juni 2011

Mereka berdua sama-sama polos. Mereka berdua sama-sama innocent. Mereka berdua sama-sama baby face. Mereka berdua sama-sama pinter main piano. Mereka berdua sama-sama bisa bikin aku... "ngefly cuy". Tapi mereka berdua juga sama-sama bisa bikin aku cenat-cenut cenat-cenut, kayak badut kayak badut, kalo lagi ngerayu ceweeek... Dan mereka berdua sama-sama bisa bikin aku galau tingkat SMP kelas 2. Yup... Taemin dan Timen (nama disamarkan)

HUAHUAHUAAHAAHUAA
*Postingan gak maksud

Kata Mamaku,

Kata mamaku, orang tidur itu, rohnya terbang melayang-layang entah kemana. Nah, kalo waktu tidur itu kita mimpi, itu berarti roh kita yang lagi main di mimpi kita itu. Kata mamaku juga, kalo kita mimpi ketemu si A misalnya, itu berarti roh kita ketemu sama rohnya si A. Kyaaaaa.... Jadi kalo aku mimpiin Taemin berarti rohku ketemu sama rohnya Taemin dong?? Muahaha... *Ngaco!

Jumat, 24 Juni 2011

Yeah... Itu Cuma Mimpi!

Aku kan ngefans banget sama artis KPop yang tergabung dalam boyband SHINee, Lee Taemin. Nah... akhir-akhir ini kok aku seriiing banget ya mimpiin Taemin?? Apa karena segitu ngefansnya aku? Padahal banyak orang, termasuk mamaku, bilang Taemin itu kayak cewek! Tapi I don't care. Aku tetep ngefans berat sama Lee Taemin. Apa mimpi-mimpiku itu pertanda bahwa aku ngebet pengen ketemu Taemin?? Atau jangan-jangan itu pertanda bahwa aku akan segera ketemu sama Taemin?? Jangan-jangan...?? Oh... Jangan-Jangan..... (STOOOP!) *Oke lebay
Mimpiku yang terakhir ini yang bener-bener absurd. Masa ceritanya, Taemin itu (with his mushroom hair) sekolah di SMA yang sama dengan aku. Rumah aslinya bukan di Jember, jadi dia ngekos. Dan dia ngekos di depan rumahku! Dan kadang dia main-main ke rumahku! Oh Tuhan... Pas liburan, dia pulang kampung dan aku kesepian. Pagi-pagi aku buka jendela kamar, diem ngeliatin kos-kosannya Taemin yang kosong itu. Huhu... Andai itu semua kenyataan Ya Allah... T.T




Kamis, 23 Juni 2011





Every abortion is just…



One more heart that was stopped.

 Two more eyes that will never see. 

Two more hands that will never touch.

 Two more legs that will never run. 

One more mouth that will never speak. - Unknown

KESYEL SETENGAH MAMPUS!

Demi apaaaa liburan gini, sekolahku yang SOK RAJIN itu ngasih tugas KTI! dan itu WAJIB sodara-sodara! INDIVIDU pula!! Ngerjain berkelompok aja berminggu-minggu nggak selesai. apalagi ini?? dengan waktu yang cuma 3 minggu pula! Mungkin itu gampang buat Anam yang jago bikin KTI. na aku?? paham aja nggak! paham apa kegunaan dari KTI itu sendiri aja nggak!! errr...
Apa untungnya buat guru-guru ngasih tugas KTI?? Puas ngeliat murid-muridnya MENDERITA gara-gara tugas GAK PENTING itu?? PUAS HAH?? Apa mereka nggak terima muridnya udah seneng dikit dapet liburan 3 minggu?? Nggak terima sampe ngasih tugas KTI?? awalnya aku nggak terlalu ngerespon sama tugas itu, tapi makin lama makin banyak yang ngomongin, yang bilang itu wajib lah, yang bilang itu persyaratan naik kelas 3 lah, aku jadi makin kepikiran bin stress! trus kalo tugas KTI itu nggak tuntas kita nggak naik kelas gitu?? NGGAK ADIL!
SHIT! PERSETAN SEMUANYA! BUAT GURU-GURU YANG UDAH NGASIH TUGAS KTI! I DON'T CARE! MAKASIH BUAT YANG UDAH MENEMUKAN "KARYA TULIS ILMIAH", ANDA SUKSES MEMBUAT HIDUP SISWA-SISWI DI DUNIA (SETIDAKNYA SAYA) SEMAKIN RIBET!! *SORRY CAPS LOCK JEBOL

"Jadi... (Ala marshanda) Buat temen-temen Playgrup gueee, buat pencipta KTI, buat guru-guru gueee, buat maling ayam tetangga gue, buat mantannya tetangganya adiknya temen les-lesan gueee, buat selingkuhannya istri keduanya adiknya tukang becak gueee, MAKAN NIH TUGAS KTI!!"

*Lebay ya? Tapi setidaknya itulah yang saya rasakan mengenai keberatan saya terhadap tugas KTI, sebagai siswa biasa yang ilmunya pas-pasan.

Sabtu, 18 Juni 2011

Quote hari ini: "Orang sakit itu karena pikirannya sendiri. Coba dia mikirin hal lain selain kesakitannya, pasti rasa sakit itu akan hilang. Jadi sakit jangan dipikirin." - Mas Kion (calon ipar :))

Sabtu, 11 Juni 2011

Selamat malam cemand-cemand! Baru pulang dari sabtu maleman ni! *kibas-kibas rambut. kenapa aku nggak bilang habis malem mingguan? soalnya, aku kasian sama mereka yang jom... um... jombl... um... jomblo... (trus aku ini apa kalo bukan jomblo??? -__-)
oke. back to the topic. sabtu malem ini aku jalan-jalan sama masku ke KFC Roxy Banyuwangi. (iya... aku lagi di banyuwangi sekarang. dalam rangka 40 hari meninggalnya mbah kakung-ku).
Disana kita ngobrol banyaaak. Dari ngomongin adekku yang nyebelin ngguaplek nggak ketulungan, beda-nya orang kaya sama orang sederhana, sifatnya cewek kalo lagi PMS, hubungan pertemanan, hubungan cowok-cewek atau yang biasa dikenal sebagai "pacaran", sampe hal-hal kecil nggak penting (namun banyak hikmahnya) lainnya yang gak bisa disebutin satu-satu.
Masku ternyata cukup dewasa juga omongannya *ehm.... Dari obrolan kita tadi, banyak hal yang bisa aku ambil.
1. Senyebelin-nyebelinnya anak kecil, kita harus inget kalo "mungkiiin" waktu kecil dulu kita lebih nyebelin lagi.
2. Orang kaya itu pake baju aneh-aneh tetep keliatan necis. (yang ini asli gak penting)
3. Betapa enaknya kalo di dunia ini banyak orang yang positive thinking + gak egois. tapi, yah... no one's perfect.
4. Inner beauty itu lebih penting daripada kecantikan fisik (ini aku udah tau juga se dari dulu)
5. (yang paling bikin aku ngarep) Kebanyakan orang ganteng tu punya cewek biasa aja, trus orang cantik punya cowok biasa aja juga (red: jelek). satu kalimat yang langsung keluar dari mulutku, "Berarti ntar pacarku ganteng ya? hehehe..."
6. (ini yang paling aku suka) "If you want to be understood, try to understand the others. Try your best, not so selfish." ajiiib...

NB: masku ke KFC pake kaus kutang you know! untung pake jaket... -,-

Minggu, 05 Juni 2011

Akhirnya... :')

Hari ini, Minggu, 5 Juni 2011, pukul 16.40,
penantianku sejak bertahun-tahun berakhir sudah (jieaaah...)
Mario Stevano Aditya Haling alias RIO, akhirnya membalas mentionku sodara-sodara!!!
B : "Rioo apa kabar? *Moga dibales"
R : "baik"
(hening...)
tiba-tiba...... "Huaaaaaaaaaaaaa!"
satu kata yang bisa bikin orang seneng jingkrak-jingkrak teriak sepuasnya + terharu
*okelebay
Seneeeeng banget :')
Alhamdulillah... Terima kasih Ya Allah :))
*gak akan pernah lupa hari ini :)

Senin, 30 Mei 2011

Pengin Jadi Pilot

Kemaren aku nonton film, judulnya Pearl Harbor I. Iya, ini film tentang jaman Perang Dunia II. Filmya bagus, ceritanya ada dua anak cowok, namanya Rafe sama Danny, bersahabat dari kecil. Bukan, aku bukan mau bikin sinopsis film. Cuma mau cerita sedikit, yang paling bikin aku tertarik, waktu mereka nyoba nerbangin pesawat punya ayahnya Danny. Bayangkan! Mereka yang masih kurang-lebih berumur 12 tahun, nekat nerbangin pesawat berdua, nggak peduli nanti akhirnya pasti dimarahin habis-habisan sama ayahnya Danny. Mereka berdua girang setengah mampus waktu pesawat yang mereka kendarai, yang nggak juga terbang itu, (masih gludak-gluduk nggak keruan di darat), akhirnya terbang walaupun cuma sak "seeer..." nggak lebih dari 10 meter mereka terbang, dan mungkin nggak sampe 5 meter tingginya dari tanah. Itu aja mereka udah seneeeng banget
Aku langsung kepikiran, "jadi pilot itu keren ya...". Kayaknya puaaas banget kalo bisa nerbangin pesawat keliling dunia. Apalagi kalo pilotnya cewek! Keren nggak tu?? Dari situ, aku sekarang pengin jadi pilot. Pengiiin banget. Tapi aku bisa apa, ya? Jadi pilot kan harus kuat bin tangguh? Nah aku? Dikit-dikit capek, dikit-dikit sakit... Aku nggak tinggi pula! Yah... apa mau dikata. Aku cuma bisa "mimpi" jadi pilot.

-Betty, yang cita-citanya selalu berubah setiap 5 menit-

Sabtu, 28 Mei 2011

demi apa... lusa aku udah ujian!!
dan demi apa... aku DUDUK PALING DEPAN!!
dan demi apa juga... shinta sama sher (partner in crime.ku) duduk depan juga!!
bener-bener GAK SIAP!!!
menghadapi kenyataan bahwa besok lusa ujian aja udah gak siap, apalagi harus duduk depan?! tambah nggak siap!!
aku cuma bisa mendoakan... semoga yang pertama kali menemukan "UJIAN SEMESTER" mendapat pahala dan tempat yang layak di sisi-Nya. amin...
Ya Allah... berikanlah yang terbaik untuk aku dan teman-temanku tercinta... semoga kita bisa melewati ujian dengan mudah, dapet nilai diatas skm, dan naik kelas dengan nilai memuaskan... Amin...
semoga terkabul...
cemungud!

Jumat, 27 Mei 2011

Cengeng!

Kenapa ya akhir-akhir ini aku tambah sering nangis??
Kesel, nangis... Capek, nangis... Bingung, nangis... Sedih apalagi! Nangis...
Begini nangis... Begitu nangis... Begono nangis... Dikit-dikit nangis...!!!
Makan, nangis... Tidur, nangis... Ngupil, nangis... (Enggak deng!)
Eeerrrggghhh!!
Kesel akuuu! Cengeng nemen jadi orang!!
:( :(

NB: kuku.ku baru lho... warna item! (yang kiri aja)

Kamis, 26 Mei 2011

(Agak) Galau...

Gimana rasanya ngomong nggak direken? Cerita nggak ditenggepin?? Nggak enak!!
Hampir setiap aku cerita, selalu berlagak kayak "Talk to my hand!". Sakiiiiiiiit...
Guyon nggak guyon, seharusnya kalian bisa mbedain, mana yang cerita nggak penting, mana yang serius! Sekarang ini kan aku SERIUS butuh dukungan dan motivasi dari kaliaaaan :(
*Galau tingkat SMP kelas 2

Minggu, 22 Mei 2011

Masa Kejayaan Menuju Masa Tobat

Tadi malem aku nonton NUBIR (acara perpisahannya anak kelas XII). Acaranya seru, nggak garing, tapi ada juga saat-saat yang mengharukan. Mengharukan, soalnya mereka akan lepas dari SMASa, lepas dari masa-masa SMA yang paling indah. Aku jadi mikir... iya ya... bentar lagi aku yang kelas XII. Tinggal kurang-lebih 4 minggu lagi, aku nggak lagi berstatus kelas XI. :(
Kelas XI itu masa-masa kejayaan dah pokoknya. Masa nakal-nakalnya aku. Dari bolos upacara, (Shinta, Sherlina, sama Onil itu partner setiaku), bolos pelajarannya Miss In***, main poker pas pelajaran, sampe kenakalan-kenakalan kecil lain yang gak bisa dijelasin satu-satu. Nilaiku yang udah jeblok, sampe tambah jeblok. Kelas XI juga masa-masanya aku rajin karaokean sampe sering diomelin mamaku gara-gara pulang sore. Biasanya kalo habis ulangan yang bikin mumet bin stress, aku karaokean bareng FG. Pokoknya kelas XI itu masa-masa paling indah sedunia.
Tapi sayang, bentar lagi aku udah kelas XII. Harus tobat... gak bisa nakal lagi kayak kelas XI. Harus belajar buat ngadepin UAN! Harus belajar juga buat masuk Universitas + jurusan favorit! Gak ada kata nyantai buat kelas XII! (Nggak yakin juga se kalo aku). Mau nggak mau, siap nggak siap, semua itu harus dijalani. Semoga aku sama temen-temenku tersayang, bisa ngadepin semua cobaan ini... Hiks... Semoga kita bisa lulus UAN dan tes snamptn (maupun yang undangan). Berikanlah kami yang terbaik... Amin Ya Allah...
*terharu + galau tingkat dewa

Kau Menyergapku

Aku ingat
Di malam yang sunyi itu
Di tempat yang sepi itu
Saat kukira hanya ada diriku seorang
Merana... Kesepian...
Kau datang tiba-tiba
Menyergapku, mengejutkanku
Membuatku terlonjak dan setengah menjerit
Baru kusadari, aku tak sendiri
Engkau menemaniku disini
Hanya ada kita berdua, kau dan aku
Namun itu tak seharusnya terjadi!
Kau tidak boleh menyentuhku!
Kau harus pergi!
Aku akan "melemparmu" jauh-jauh dari hidupku!
Enyahlah kau wahai.....
Cicak!!!
Kurang ajar! Bedebah!
Njijiki! Nggilani! Hiiih ><

by Bhuetet

Senin, 16 Mei 2011

Malem Selasa

Pengin nulis, tapi gatau mau nulis apa..
Oke, sekian. Wassalam.
*Entripalingpentingsepanjangmasa

Minggu, 27 Maret 2011

Sweet 17th

Part I (Jumat, 25 Maret 2011)

Subuh-subuh mamaku bangunin aku terus bilang “Selamat Ulang Tahun” terus aku salim, dicium pipi kanan-kiri. Meski tanpa kue tart + kado, itu udah lebih dari cukup. ß mamaku orang pertama yang ngucapin secara langsung. Terus aku buka hp, ada beberapa sms masuk. Tak buka yang pertama, ternyata sms dari Desinta, pas jam 00.00 WIB. Ternyata dia orang pertama yang ngucapin ke aku. Ada lagi beberapa sms dari temen-temen tercinta yang ngucapin happy birthday juga. :)

Part II

Kebetulan ulang tahunku bareng sama ultahnya Ayam (Arin), jadi kita urunan buat nraktir ana-anak sekelas pecel. Sempet dibikin bad mood sama buk pecel, yang harusnya kita makan-makan pas istirahat jadi pas pulang sekolah! Lelet she buk pecelnya… Tapi, thank you juga buat buk pecel… Pulang sekolah makan pecel bareng ELSEM, my beloved class :). Lagu happy birthday jadi aneh kalo mereka yang nyanyi, liriknya diganti “Happy birthday Betty-Ayam” dengan sangat memaksa. Tapi versi yang ini aku paling suka! Wekekek

Part III

Hari itu waktunya timunku panen di Poltek, jadi aku sama anak-anak kelompokku ke Poltek buat panen. Ternyata nggak Cuma kelompokku yang kesana, ada beberapa anak dari kelompok lain yang juga kesana, mau mupuk katanya. Di sana emang banyak kubangan air kotor bau, yang isinya pasti celot semua. Waktu aku lagi jongkok, yak… Aku diceburin ke kubangan gede yang baunya bikin aku pengin muntah! Akhirnya main ciprat-cipratan celot! Terus aku bersih-bersih di kali (kayaknya lebih mirip got). Ada suatu “insiden” waktu Shinta ninggal aku pulang. Aku ngejar motornya, tapi tetep nggak kekejar. Aku bingung mau ngapain, mau balik ke anak-anak kelompok lain yang cuma ngliatin aku dengan bengong, mereka berada nan jauh disana. Dan akhirnya aku…. NANGIS! Tapi dengan so sweetnya, Dinda nyamperin aku terus ngasi tisu (*backsound : oooh…). Ternyata, Shinta balik lagi dan adegan dia pulang itu cuma acting (lagi). Yang bikin aku ngakak, Sofi dimarahin sama pak supir truk gara-gara bikin aku nangis. Wkekek.. (Kenapa Sofi?)

Part IV

Aku pulang, mandi hamper setengah jam (keramas yang pertama). Beberapa jam kemudian sahabat-sahabatku Atoon, Dinda, Dila, Ditya, Rizma, (minus Alfy :() udah ngumpul dirumah. Mereka bawa kue tart + kado tas warna biru (thanks rek! :D). Habis potong kue, mereka nyolekin krimnya ke muka + rambutku (padahal baru keramas). Sorenya kita ke tanah Sengketa belakang rumahku, jalan-jalan + foto-fotoan (pastinya). Yang paling aku suka waktu kita tidur-tiduran di atas aspal yang anget sambil meremin mata (macak so sweet). Tapi tidur-tiduran di situ (walaupun aspalnya keras) bikin hati tentrem adem gitu, disertai tiupan angin yang menyentuh pipi kita dengan lembut (macak puitis). Sampe rumah lagi, mereka pulang, aku mandi lagi (keramas yang kedua).

Aku kira “kejutan” ulang tahunku habih kalo hari itu udah habis. Ternyata nggak Cuma sampai situ…

Part V (Sabtu, 26 Maret 2011)

Sempet ngerasa gimana… gitu waktu ULO (my beloved class juga) cuma beberapa yang ngucapin met ultah ke aku. Lainnya mana?? Tapi gapapa, aku nggak marah sama mereka. Waktu pulang sekolah Desinta ngajak aku ke kamar mandi, aku nggak curiga sama sekali kalau ULO udah kumpul di kamar mandi buat ngerjain aku! Di kamar mandi, aku disiram dari akas kepala, sampe badanku basah kuyup dari ujung kepala sampe ujung kai, terus seperti biasa, kita doa dipimpin oleh Bu Nyai Nada, dan ritual selanjutnya, seperti biasa kita nyatuin telapak tangan di tengah-tengah, terus teriak ULOOO…. UYEE!! Thanks for ULO :) . Aku bingung, gimana caranya pulang kalo badanku basah kuyup gini? Ternyata ada abang Desak yang dengan ikhlas mau nganterin aku pulang, dia basah juga. (Thanks abang Desak tunanganku!! Hehe…)

Part VI

Sampe rumah, kaget liat Sofi duduk di ruang tamu. Dengan bego dan polosnya, aku tanya “Lho Sof? Kok gak bilang mau kesini? Oh… nungguin Aida ya?”. Sofi jawab “Iya.”. Aida itu temenku yang biasanya pulang bareng Sofi, tapi hari itu dia ke Poltek. Aku kira memang bener itu alasannya Sofi kerumah. Terus aku mandi gara-gara badanku basah kuyup (Keramas yang ketiga). TERNYATA, bukan itu alasannya Sofi kerumah. Tiba-tiba Shinta sama Desy dating bawa Tart Es Krim, nyanyiin Happy Birthday buat aku :’) mereka ngasih aku kado keramik, di ujungnya ada jam kecilnya, tapi keramiknya penuh sama foto-foto kita berempat. Aku, Desy, Shinta, Sofi (FG). Waktu sorenya Sofi ngajak kita jalan-jalan, aku nggak curiga sama sekali. Di jalan, mereka nyiram aku pake telor + tepung!! Terus kita siram-siraman di depan rumah. Sayang Shinta pulang dulu L. Aku, Desi, Sofi KERAMAS DI DEPAN RUMAHKU (Keramas yang keempat). Terus kita mandi, di kamar mandi, gentian nggak barengan. Karena rambut masih bau, aku keramas lagi (Keramas yang kelima).

Yak, itulah kronologis perayaan ulang tahunku yang ke 17. Mereka bener-bener buat SWEET 17th-ku jadi ulang tahun yang paling berkesan. Aku 17 tahun sekarang. Semoga aku bisa jadi orang yang lebih dewasa. (Amiiin…)

Makasih buat semua yang ikut berpartisipasi di dalamnya, Mamaku, Ayahku, Adekku, my best friends (Atun, Dinda, Dila, Ditya, Rizma, Alfy), FG (Shinta, Desy, Sofi), ELSEM, ULO, dan semuanya yang nggak bisa tak sebutin satu-satu. It was unforgettable :’)


Mau nyanyi dulu buat diriku sendiri..

Ehm...


Hari ini, hari yang ku tunggu
Bertambah satu tahun, usiaku,
Bahagialah slalu

Yang kauberi, memang jam bukan cincin

Bukan seikat bunga, atau puisi,
Juga kalung hati

Gapapa, bukannya pelit,

Atau nggak mau bermodal dikit
Yang ingin kamu, beri padaku
Do'a s'tulus hati ...

Reff:

Smoga Tuhan, melindungi aku
Serta tercapai semua angan dan cita citaku
Mudah mudahan diberi umur panjang
Sehat selama lamanya..

(Selamat ulang tahun yaaa...Semoga panjang umur selalu.. )


Selamat Ulang tahun .... Selamat Ulang tahun ...

Tanjoubi Omedeto, Betty :)